Evakuasi Truk yang Ditabrak Bus Rombongan Pelajar di Tol Cipali Butuh Waktu 4 Jam

Alat berat crane saat mengevakuasi bangkai truk pengangkut kabel besi yang terguling usai ditabrak bus rombongan pelajar SMP asal Batang di Tol Cipali.
Bangkai truk pengangkut kabel baja yang terlibat kecelakaan di KM 181.400 Jalur A Tol Cipali akhirnya dapat dievakuasi, Kamis (24/10/2019) siang. Sejak semalam, truk yang terguling usai ditabrak bus rombongan pelajar SMP hingga menelan tiga korban jiwa ini hanya tergeletak di tepi ruas jalan tol.
Pantauan iNews, proses evakuasi dilakukan setelah Polres Cirebon mendatangkan alat berat crane. Pemindahannya berlangsung selama empat jam karena muatan truk yang sangat berat.
“Memang baru siang ini kami dapat lakukan evakuasi karena kebetulan kendaraan ini muatannya berat sehingga dibutuhkan alat berat. Truk ini membawa muatan kabel baja,” ujar GM Operasional PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Suyitno, selaku pihak pengelola tol, Kamis (24/10/2019).
Menurutnya, evakuasi ini melibatkan petugas gabungan dari Unit Lakalantas Polres Cirebon, PJR Tol Cipali dan PT LMS. Crane yang didatangkan untuk menepikan bangkai kendaraan agar tak mengganggu laju kendaraan di jalur bebas hambatan tersebut. Sebab saat kejadian, posisi truk berada di tengah median jalan.
“Kami bekerja sama untuk proses evakuasi ini,” katanya.
Karena banyaknya kabel baja, petugas dengan alat berat bahkan lebih dahulu mengeluarkan isi muatan. Dan setelah hampir empat jam, proses evakuasi bangaki truk akhirnya berhasil dilakukan. Selanjunya, bangkai truk ini akan dibawa ke Kantar LMS Kertajati.
Hasil olah TKP awal Unit Lakalantas Polres Cirebon, kecelakaan diduga akibat sopir bus mengantuk dan kehilangan kendali. Dalam kejadian ini, tiga penumpang bus tewas, terdiri atas kepala sekolah dan dua siswa.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama