Curangi Ujian Kampus, Anggota Parlemen Bangladesh Bayar 8 Joki

Anggota parlemen Bangladesh, Tamanna Nusrat (kiri) dan joki yang menyamar sebagai dirinya.
Tamanna Nusrat, dari partai Liga Awami yang berkuasa di Bangladesh telah dikeluarkan dari universitas. Seperti dilaporkan BBC, Senin (21/10), pejabat perguruan tinggi mengatakan sanksi itu diambil setelah Nusrat diketahui mempekerjakan sebanyak delapan orang yang mirip dirinya untuk mengikuti ujian.

Tamanna Nusrat, seorang anggota parlemen untuk Liga Awami yang berkuasa, telah mendaftar pada program Bachelor of Arts di Bangladesh Open University (BOU).
Skandal itu muncul setelah penyiar swasta Nagorik TV memasuki ruang ujian dan menyoroti salah satu wanita yang menyamar sebagai Nusrat, dalam satu video yang menjadi viral di ruang ujian pada Sabtu (19/10).
Nusrat, yang terpilih sebagai anggota parlemen tahun lalu, sedang belajar untuk gelar Bachelor of Arts di Bangladesh Open University (BOU). Tamanna Nusrat, dari partai Liga Awami yang berkuasa, dituduh membayar orang-orang yang mirip untuk berpura-pura menjadi dirinya dalam setidaknya untuk 13 ujian.
Nusrat, yang memegang satu dari 50 kursi di parlemen disediakan untuk wanita, tidak menanggapi panggilan telepon konfirmasi dari BBC.
Saluran swasta Bangladesh, Nagorik TV mengatakan sejauh ini 13 ujian telah diadakan selama empat periode. Tetapi anggota parlemen tidak menghadiri satu pun dari ujian tersebut.
Tindakan sanksi terhadap Nusrat diumumkan oleh wakil rektor Universitas Terbuka, Prof MA Mannan.
Joki pengganti ujian itu diketahui oleh saluran TV pada pemeriksaan yang diadakan di pusat Perguruan Tinggi Pemerintah Narsingdi pada Sabtu.
Mannan mengatakan kepada Daily Sun bahwa pendaftaran Nusrat telah dibatalkan.
“Kami mengusirnya karena dia telah melakukan kejahatan. Kejahatan adalah kejahatan. Kami telah membatalkan pendaftarannya. Dia tidak akan pernah bisa diterima di sini lagi,” tegasnya.
Mannan mengatakan satu komite sedang menyelidiki apakah tindakan hukum akan diajukan terhadap anggota parlemen, para joki, atau otoritas perguruan tinggi mana pun.
Lebih baru Lebih lama