Salah satu cara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatasi banjir di Ibu Kota adalah memperbanyak sumur resapan atau drainase vertikal. Saat kampanye pada Pilkada Jakarta 2 tahun yang lalu, Anies menjelaskan sumur resapan dibuat untuk memasukkan air hujan ke dalam tanah.
Setelah menjabat, Anies kemudian menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 131 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Drainase Vertikal di Lahan Milik Pemprov DKI Jakarta. Selain upaya mengurangi genangan, drainase vertikal atau sumur resapan ini juga untuk menambah cadangan air tanah. Pemprov DKI pun akan melibatkan warga untuk membangun sumur resapan.
Hingga Desember 2019, baru ada sekitar 990 sumur resapan yang dibangun di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dari target 1,8 juta drainase vertikal.
(Sumber: Narasi)
Setelah menjabat, Anies kemudian menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 131 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Drainase Vertikal di Lahan Milik Pemprov DKI Jakarta. Selain upaya mengurangi genangan, drainase vertikal atau sumur resapan ini juga untuk menambah cadangan air tanah. Pemprov DKI pun akan melibatkan warga untuk membangun sumur resapan.
Hingga Desember 2019, baru ada sekitar 990 sumur resapan yang dibangun di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dari target 1,8 juta drainase vertikal.
(Sumber: Narasi)