![]() |
| Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. |
Pemerintah mengalokasikan Rp500 miliar sebagai insentif untuk diskon tiket pesawat. Diskon tersebut diberikan untuk mengurangi dampak wabah virus korona COVID-19 terhadap sektor pariwisata.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut, diskon tiket pesawat yang akan diberikan bisa mencapai 50 persen. APBN akan menopang 30 persen diskon tiket.
"Pemerintah menyediakan dana cash Rp500 miliar yang kemudian diberikan diskon kurang lebih dari Jakarta 30 persen ke seluruh penerbangan dari Jakarta ke 10 destinasi wisata" katanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (29/2/2020).
Sementara 20 persen sisanya, kata Menhub, berasal dari insentif BUMN. Rinciannya, 15 persen dari PT Pertamina (Persero) untuk insentif avtur dan 5 persen dari Angkasa Pura I dan II serta Airnav.
"Pertamina 15 persen, Angkasa Pura dan AirNav 5 persen, sehingga total insentifnya 50 persen," ucap Budi.
Mantan direktur utama AP II itu menambahkan, diskon tiket pesawat berlaku untuk 10 destinasi wisata prioritas, yaitu Batam, Denpasar, Labuan Bajo, Yogyakarta, Lombok, Malang, Manado, Sisingamangaraja Silangit-Danau Toba, Tanjung Pandang, dan Tanjung Pinang.
"Diskon untuk 25 persen seat ke 10 destinasi wisata selama 3 bulan dari 1 Maret ke 30 Mei," tuturnya.
