![]() |
| Kondisi jembatan kayu yang rapuh yang menghubungkan Kota Prabumulih dan Kabupaten PALI di Sumsel |
Warga Kota Prabumulih dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan harus ekstra hati-hati saat melintasi jembatan penghubung. Bukan tanpa alasan, jembatan yang menguhubungkan dua daerah itu hanya terbuat dari tumpukan kayu dan rawan roboh.
Warga Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih bernama Hasan mengatakan, dia dan ratusan warga lainnya terpaksa melewati jembatan tersebut lantaran tidak akses lain yang lebih dekat. Kalaupun ada, warga harus memutar jauh untuk tiba di lokasi.
"Ini jembatan rusak sudah lama. Sudah pernah ada yang jatuh saat lewat jembatan ini," kata Hasan saat ditemui iNews, Minggu (23/2/2020).
Hasan menambahkan, setiap hari dia dan keluarganya terpaksa melewati jembatan kayu tersebut. Dia bahkan khawatir jika sewaktu-waktu kendaraannya terperosok ke sungai.
"Ya takutlah pak, apalagi bawa keluarga. Sering ada yang masuk ke sungai itu," kata dia.
Lebih lanjut Hasan mengatakan, jembatan ini sudah rusak selama belasan tahun. Sayangnya, belum ada perbaikan dari pemerintah kabupaten ataupun pusat. Selama ini, jembatan hanya diperbaiki warga dengan gotong royong.
"Pemerintah tak pernah diperbaiki ini jembatan," katanya.
Untuk diketahui, jalan penghubung Kota Prabumulih dan Kabupaten Pali dibangun oleh Pemkab Muara Enim. Jembatan atau akses jalan itu dibangun puluhan tahun yang lalu dan belum pernah diperbaiki oleh pemerintah.
Dia berharap pemerintah pusat atau pemerintah kabupaten turun tangan untuk memperbaiki dan membangun jembatan baru. Dengan dibangunnya jembatan baru, maka masyarakat akan merasa aman dan akses ke kedua daerah jadi lebih mudah.
"Harapannya ya dibenerin, diperbaiki oleh pemerintah," kata Hasan.
