Indonesia Dihapus dari Daftar Negara Berkembang, Menko Airlangga: Justru Kita Bangga

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara dalam Manager Forum XLIII MNC Group di iNews Tower, Jakarta, Selasa (29/1/2020).
Amerika Serikat (AS) menghapus Indonesia dari daftar negara berkembang. Pemerintah Indonesia tak mempersoalkan keputusan tersebut.
"Justru kita berbangga, kita kan negara G-20. Masa mau dianggap (negara) berkembang terus," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (24/2/2020).
Baru-baru ini, Perwakilan Perdagangan AS (United States Trade Representative/USTR) menghapus Indonesia dan sejumlah negara lain dari daftar negara berkembang. Dengan penghapusan itu, Indonesia tak lagi memiliki keistimewaan tarif ekspor ke AS lewat skema Generalize System of Preference (GSP).
Airlangga menilai, ekonomi Indonesia saat ini sudah cukup baik. Besaran PDB Indonesia, kata dia, saat ini berada di posisi 15 terbesar di dunia dan tergabung dalam anggota G-20.
"Kita kadang-kadang sudah maju tapi enggak mau maju," kata eks menteri perindustrian itu.
Lebih baru Lebih lama