![]() |
| Starbucks. |
Starbucks menutup seluruh gerainya di Provinsi Hubei, China di tengah merebaknya virus corona. Perusahaan ritel kopi asal AS itu juga menyetop layanan pengiriman kopi di provinsi itu.
Dikutip dari Reuters, Sabtu (25/2/2019), keputusan Starbucks tersebut dilakukan karena alasan kesehatan yang mungkin bisa menjangkiti para pelanggan dan pegawainya. Pengumuman itu disampaikan Starbucks melalui akun media sosial Weibo.
Starbucks menutup gerainya selama sepekan, bertepatan dengan libur panjang Tahun Baru Imlek.
Sementara itu, seluruh bioskop di Shanghai ditutup, setidaknya hingga 30 Januari 2020. Sekitar tujuh film China yang sudah dijadwalkan tayang premiere pada libur panjang Imlek harus ditunda.
Otoritas China mengonfirmasi virus korona sejauh ini telah menginfeksi 1.287 pasien di Negeri Tirai Bambu. Dari jumlah tersebut, 41 di antaranya meninggal dunia.
Virus mematikan itu pertama kali muncul di Wuhan, ibu kota Hubei dan menjalar kota-kota lain di China, termasuk Beijing dan Shanghai. Virus tersebut juga menyebar ke negara lain seperti AS, Jepang, Korsel, dan Thailand.
